Banyak perempuan sudah memiliki penghasilan sendiri, namun masih ragu untuk mulai berinvestasi. Rasa takut rugi atau merasa belum cukup ilmu menjadi penghalang yang sebenarnya sangat manusiawi. Padahal, kunci kemandirian ekonomi ada pada literasi keuangan.
Memulai tidak harus menunggu jadi ahli. Langkah kecil yang dilakukan terus-menerus biasanya jauh lebih berdampak daripada rencana besar yang tidak pernah jalan.
Pilihan investasi untuk pemula
Emas, reksadana, dan obligasi bisa menjadi titik awal yang ramah bagi pemula. Emas fisik cenderung stabil dan mudah dipahami konsepnya. Reksadana cocok bagi yang tidak punya waktu memantau pasar setiap hari karena dikelola oleh profesional. Sementara itu, obligasi negara menawarkan imbal hasil tetap dengan risiko rendah karena dijamin langsung oleh pemerintah.
Memilih salah satu untuk dicoba jauh lebih baik daripada sekadar menunggu. Pemahaman dan rasa percaya diri biasanya akan tumbuh seiring berjalannya waktu.
Mulai dengan nominal kecil
Banyak perencana keuangan menyarankan untuk mulai dari jumlah yang tidak membebani. Konsistensi jauh lebih krusial daripada nominal besar di awal. Menyisihkan sebagian kecil dari gaji, misalnya 10 persen, secara rutin setiap bulan akan membentuk disiplin tanpa merusak anggaran bulanan. Seiring bertambahnya penghasilan dan kenyamanan, jumlah ini bisa ditingkatkan secara bertahap.
Mengenal profil risiko
Profil risiko sebenarnya hanyalah istilah untuk mengukur seberapa besar fluktuasi nilai investasi yang bisa diterima tanpa membuat panik. Analoginya seperti naik perahu; ada orang yang tenang-tenang saja saat ombak besar, ada yang lebih nyaman di perairan tenang. Memahami batas toleransi diri membantu seseorang memilih instrumen yang sesuai dengan kondisi emosionalnya. Dengan begitu, keputusan yang diambil tetap rasional dan tidak reaktif saat melihat harga pasar naik-turun.
Hindari investasi menggunakan utang
Prinsip utamanya adalah uang untuk investasi harus berasal dari sisa pendapatan, bukan hasil pinjaman. Menggunakan dana dari aplikasi kredit untuk membeli aset investasi sangat berisiko. Jika nilai investasi turun, kewajiban membayar cicilan dan bunga tetap berjalan, yang akhirnya bisa memicu stres secara finansial. Gunakan dana menganggur yang memang tidak dialokasikan untuk kebutuhan pokok atau dana darurat.
Menggunakan kredit untuk kebutuhan produktif
Ada kalanya penggunaan aplikasi kredit sejalan dengan strategi keuangan jika tujuannya mendukung produktivitas. Kredivo PayLater dapat menjadi pilihan untuk mengatur arus kas agar tetap stabil saat ada kebutuhan kerja yang mendesak. Fitur cicilan 30 hari 0% Bunga & Admin membantu pengelolaan uang tanpa beban tambahan.
Proses pendaftarannya praktis dan dilakukan secara online tanpa dokumen fisik yang rumit. Layanan ini sudah terdaftar resmi di OJK dan bisa digunakan di banyak tempat, seperti belanja kebutuhan pokok harian di Alfamart, Indomaret, hingga jajan burger di McD. Untuk member Premium, tersedia limit hingga Rp50 juta dengan bunga mulai 1,99% per bulan. Kuncinya adalah menggunakan fasilitas ini untuk kebutuhan yang memberi nilai tambah, bukan sekadar belanja impulsif yang tidak terencana.
