Pertukaran mahasiswa kini menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengenal dunia tanpa harus menjadi mahasiswa di luar negeri selamanya. Semangat itu terlihat di Universitas Pertamina (UPER), yang pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 menerima 19 mahasiswa internasional lewat program student inbound. Program berlangsung selama satu semester, dari September 2026 hingga Januari 2027.
Rangkaian Awal Program di Gedung Modular A
Perjalanan para mahasiswa tamu dimulai dengan acara penyambutan di Gedung Modular A, Ruang 7203. Pertemuan ini menjadi titik awal bagi mereka untuk beradaptasi dengan suasana kampus dan bertemu pihak-pihak yang akan mendampingi selama studi. Para peserta berasal dari latar belakang akademik dan budaya yang beragam, sehingga ruang penyambutan itu sudah terasa seperti miniatur pergaulan global.
Profil Peserta: Lima Universitas, Tiga Program Studi
Para mahasiswa ini dikirim oleh lima universitas mitra UPER, yaitu IESEG School of Management, Tajik National University, Universiti Teknologi Petronas, Atyrau Oil & Gas University, dan Akita University. Latar institusi yang berbeda-beda ini memperlihatkan luasnya jangkauan kerja sama UPER di tingkat internasional.
Mengenai pilihan studi, mayoritas peserta mengambil kelas di Program Studi Manajemen, yakni 17 orang. Dua peserta lainnya masing-masing menempuh perkuliahan di Teknik Logistik dan Teknik Perminyakan. Dengan komposisi tersebut, ruang kelas di UPER akan dipenuhi diskusi yang memadukan sudut pandang bisnis, rantai pasok, dan industri energi dari berbagai negara.
Harapan Pimpinan untuk Para Peserta
Dalam acara penyambutan, Direktur Inovasi dan Kewirausahaan UPER, Wahyu Agung Pramudito, Ph.D., menyampaikan pesan hangat bagi para tamu. Menurutnya, masa tinggal di UPER sebaiknya tidak hanya diisi dengan belajar di kelas. Ia mendorong mereka membangun jejaring baru, menjelajahi Indonesia, dan berkenalan dengan orang-orang dari beragam latar belakang. Harapannya, satu semester di UPER meninggalkan pengalaman akademik sekaligus kenangan yang memperluas cakrawala mereka.
Belajar Lintas Budaya, Bukan Hanya untuk Tamu
Salah satu nilai terbesar program ini adalah dampaknya bagi mahasiswa lokal. Interaksi harian dengan mahasiswa asing mengubah kampus menjadi laboratorium pergaulan lintas budaya. Mahasiswa UPER dapat bertukar cerita tentang sistem kuliah di negara lain, belajar menyesuaikan gaya komunikasi, hingga berkolaborasi dalam tugas kelompok bersama teman dari kampus mitra.
Artinya, international exposure tidak eksklusif bagi mereka yang berangkat ke luar negeri. Mahasiswa yang berkuliah di dalam negeri pun dapat merasakan atmosfer global melalui kehadiran mahasiswa inbound di sekitar mereka.
Dari Kesepakatan Kerja Sama ke Pengalaman Nyata
Program student inbound juga menunjukkan bahwa kemitraan UPER dengan universitas luar negeri bergerak melampaui perjanjian formal. Dengan hadirnya mahasiswa dari lima institusi sekaligus, kerja sama itu menjelma menjadi mobilitas dan pengalaman belajar yang konkret. Pembelajaran pun terjadi dari banyak arah: perkuliahan, kerja tim, percakapan santai, dan pertukaran budaya.
Langkah ini selaras dengan semangat UPER Berdampak serta mendukung Asta Cita ke-4 mengenai penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, sains, dan teknologi. Dari sisi pembangunan berkelanjutan, program ini mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Wujudkan Pengalaman Kuliah Berwawasan Global
Kedatangan 19 mahasiswa internasional ini memperlihatkan keseriusan UPER membangun lingkungan belajar yang terbuka, kolaboratif, dan berperspektif dunia. Jika kamu ingin menjadi bagian dari suasana tersebut, temukan informasi lengkapnya di website Universitas Pertamina lalu daftar sekarang melalui Pendaftaran Universitas Pertamina.
